Pages

Showing posts with label advertising. Show all posts
Showing posts with label advertising. Show all posts

Tuesday, October 27, 2009

Karakter Desainer Grafis

Desainer grafis menciptakan desain visual bagi klien mereka dan juga mengawasi produksi desain. Mereka menggunakan tipografi, ilustrasi, warna, fotografi dan animasi untuk diterapkan pada pencetakan, website, video dan sarana komunikasi visual lainnya. Desainer grafis harus mengatur berbagai unsur visual untuk membawa kembali pesan yang diinginkan.
Desainer grafis profesional mengevaluasi dan menciptakan komunikasi visual yang efektif untuk meningkatkan citra klien, produk atau jasa. Desain grafis diterapkan melalui berbagai komunikasi visual termasuk majalah, buku, website, produk, kemasan, program identitas perusahaan, logo, kampanye iklan, brosur, hingga kartu nama.

Proses Desain
Proses desain didorong oleh kebutuhan klien. Desainer grafis dan klien bekerja sama untuk mengidentifikasi dan mengembangkan pesan klien dan cara terbaik untuk menyampaikan pesan. Seorang copywriter mungkin terlibat dalam proses ini juga. Hasil akhir yang ideal adalah informatif, program persuasif komunikasi visual. Desainer grafis yang efektif menggabungkan segi artistik dengan keterampilan manajemen proyek untuk membuat program pemasaran yang dapat memberikan hasil.

Hubungan Klien
Sangat penting bahwa desainer grafis memahami kebutuhan klien dan mampu menciptakan arahan menuju hasil. Sebagai bagian konsultan bisnis, desainer grafis harus membantu klien memahami bagaimana komunikasi grafis yang efektif dapat menciptakan kekonsistenan, gambaran menyenangkan untuk bisnisnya dan meningkatkan keuntungan. Desainer grafis sering berkoordinasi dengan copywriter, ilustrator, fotografer dan alat cetak, termasuk biaya tagihan untuk seluruh paket.
Kebanyakan klien akan memiliki anggaran khusus untuk proyek tertentu atau serangkaian proyek. Bagian dari pekerjaan desainer grafis adalah untuk membantu klien menentukan bagaimana menggunakan anggaran tesebut untuk hasil terbaik. Sukses hubungan desainer-klien dapat berlangsung selama bertahun-tahun dan membantu bisnis kedua belah pihak untuk bertumbuh.

Perubahan Bidang
Bidang desain grafis telah mengalami serangkaian revolusi dalam dua dekade terakhir. Sisi teknis desain grafis berubah dari teknologi foto berbasis mekanis menjadi teknologi digital dengan munculnya komputer pribadi dan program grafis yang dibuat untuk profesional grafis. Setelah desain bergerak ke digital, internet mengambil alih sebagian besar peran tradisional yang diselenggarakan oleh media cetak, dengan desain website menjadi bagian utama dari bidang desain grafis. Ironi adalah bahwa peran desainer grafis tetap sama meskipun terjadi lompatan teknologi. Perancang masih tetap harus memecahkan masalah visual sekaligus pemasaran bagi kliennya.
Mungkin perubahan terbesar untuk peran tradisional dari desainer grafis adalah berurusan dengan atribut khusus merancang untuk Internet. Hampir semua situs yang efektif menawarkan interaktivitas, dan banyak mencakup unsur animasi. Untuk desainer ini berarti membayangkan komunikasi visual yang efektif menggabungkan unsur-unsur tadi dan dipaksa menjadi mahir menggunakan program desain web seperti Adobe Dreamweaver dan Adobe Flash.

Terjemahan dari The Role of a Graphic Designer oleh Steven Lafler

Thursday, October 1, 2009

Desain Grafis (Graphic Design)

Desain grafis adalah salah satu bentuk dari ilmu seni rupa terapan. Dalam prosesnya desainer atau perancang diberikan kebebasan untuk memilih, menciptakan dan mengatur unsur-unsur rupa dasar seperti garis, warna, bidang, tekstur, value serta bekerja berdasarkan prinsip-prinsip dasar desain diantaranya adalah keseimbangan, irama, penekanan, nuansa, keselarasan, perbedaan dan kesatuan.
Desain grafis adalah sebuah proses kreatif yang mengkombinasikan seni dan teknologi dalam mengkomunikasikan gagasan. Desainer juga bekerja dengan didukung beberapa aspek lain seperti pemahaman dalam mengorganisasikan proses kreasi dan memiliki kemampuan dalam menyampaikan atau menangkap pesan. Pesan-pesan tersebut diolah oleh desainer dalam sebuah karya yang bertujuan untuk diproduksi atau dikomunikasikan melalui berbagai media. Desainer bekerja dengan seperangkat ‘alat’ untuk menyampaikan pesan yang berasal dari sumber pesan kepada audience. Pada jaman modern ini beberapa perangkat yang digunakan antara lain gambar, ilustrasi, lukisan, photography, huruf, angka, grafik dan atau image yang telah digabungkan dan diolah oleh beberapa aplikasi komputer. Desainer membuat, memilih dan mengorganisasikan sebagian atau semua element dan perangkat tersebut ke dalam sebuah bidang yang dinamakan “white space” dan selanjutnya disampaikan kepada khayalak sebagai sebuah media komunikasi. Desain grafis umumnya diterapkan dalam dunia periklanan, packaging, perfilman, dan lain-lain.

Kategori Terapan Desain Grafis
Secara garis besar, penerapan desain grafis mencakup beberapa kategori:
  1. Printing (Percetakan) yang memuat desain buku, majalah, poster, booklet, leaflet, flyer, pamflet, periklanan, dan publikasi lain yang sejenis.
  2. Web Desain, desain untuk halaman web.
  3. Film termasuk CD multimedia.
  4. Identifikasi (Logo), EGD (Environmental Graphic Design), termasuk desain arsitek dan desain industri.
  5. Desain Produk.

Program Aplikasi Pengolah Grafis
Sesuai dengan kemajuan teknologi, terutama penggunaan komputer sebagai alat bantu, maka dibuat beberapa program aplikasi yang telah disesuaikan dengan kategori terapan desain grafis tersebut, diantaranya untuk:
Aplikasi Pengolah Tata Letak (Layout). Contoh: Adobe PageMaker, Quark Xpress, Microsoft Publisher
Aplikasi Pengolah Vektor/Garis. Contoh: Adobe Illustrator, CorelDraw, Macromedia Freehand
Aplikasi Pengolah Gambar/Pixel. Contoh: Adobe Photoshop, Corel Photo Paint, Macromedia Xres
Aplikasi Pengolah Film/Video. Contoh: Adobe After Effect, Ulead Video Studio, Pinnacle
Aplikasi Pengolah Multimedia. Contoh: Macromedia Flash, Macromedia Director, Multimedia Builder

sumber: infokomputer, wikipedia, agesvisual, about.com