Pages

Showing posts with label seni. Show all posts
Showing posts with label seni. Show all posts

Tuesday, December 15, 2009

Belajar Menggambar - Dari Mana Memulai Menggambar?

Pertanyaan yang tampaknya mulai umum bagi mereka yang baru saja mulai belajar menggambar: "bagaimana dan di mana untuk memulai menggambar?" Meskipun jawaban mungkin tampak jelas, banyak seniman yang tidak berhasil karena mereka tidak mengejar prinsip-prinsip ini.
Sekali pendekatan seorang seniman saat hendak membuat sebuah gambar baru tidak terorganisir dan tidak terstruktur maka mereka akan mendapatkan resiko kegagalan. Bukan berarti harus percaya dengan banyak struktur dan aturan ketat. Ikuti beberapa aturan yang benar-benar sederhana dan jelas ketika memulai suatu gambar baru akan membuat pekerjaan Anda jauh lebih mudah.

Apa yang Mendorong Anda untuk Menggambar?
Pertama tanyakan pada diri sendiri, tidak hanya apa yang ingin Anda gambar tetapi juga kenapa ingin menggambar itu? Apa ide yang ingin Anda coba untuk diperlihatkan? Mengetahui ide yang ingin Anda sampaikan adalah langkah pertama yang vital. Misalnya, membayangkan bahwa Anda ingin mengambil gambar anjing dan kemudian bertanya pada diri sendiri mengapa? Apakah untuk menunjukkan betapa menariknya dia? Apakah untuk menggambarkan betapa mahir berburunya dia? Untuk menunjukkan betapa galaknya dia? Apakah kenangan tentang dia?
Setelah mengerti apa yang harus dikomunikasikan langkah berikutnya adalah mempertimbangkan bagaimana Anda dapat menggunakan unsur-unsur dan teknik untuk menyampaikan itu. Anda dapat menggunakan perspektif, gelap dan bayangan, warna, komposisi, menambahkan rincian yang berbeda, menggunakan beragam teknik gambar dll.
Setelah ini Anda harus berusaha untuk mencari tahu ke mana gambar Anda akan menuju, dengan membuat banyak sketsa kecil. Cobalah berbagai cara untuk membuat gambar, melihat apa yang benar-benar terlihat bagus dan apa yang tidak. Gambar sketsa ini dengan cepat. Gunakan keyakinan untuk meletakkan seluruh komposisi ke tempatnya, Anda tidak perlu menghabiskan waktu menambahkan banyak pernak-pernik pada sketsa ini.
Adalah pemikiran yang sangat baik untuk menggunakan langkah-langkah awal ketika memulai suatu gambar karena akan mencegah terbuangnya banyak waktu dan tenaga dalam jangka panjang.

Persiapan Menggambar
Anda telah selesai membuat sketsa karya seni Anda, Anda ingin menerjemahkan dalam gambar akhir? Maka saatnya untuk berangkat! Kali ini bukan kecepatan tapi keindahan yang ingin Anda perjuangkan. Ada beberapa petunjuk yang akan membantu Anda untuk membuat gambar yang indah tanpa terlalu banyak upaya yang sia-sia.
Ini semua berkaitan dengan urutan yang datang ke bagian-bagian yang berbeda dari gambar Anda. Hanya ada dua aturan sederhana:

Mulailah dengan tone terang, lanjutkan ke tone yang lebih gelap
Hal ini memungkinkan Anda untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan kecil yang telah Anda lakukan di awal, nada lebih gelap dapat menyembunyikan apapun dari kesalahan-kesalahan Anda.

Mulai sketsa samar dan detail kemudian
Pada sebagian besar kasus banyak gambar-gambar menjadi terbuang akibat ketidakjelasan ukuran, perspektif dan komposisi. Sekarang mulailah pertama dengan mengatur total gambar tanpa detil memakai sketsa samar. Ini akan memastikan Anda melihat semua kesalahan dalam perspektif dan proporsi pada awal pekerjaan. Jika kemudian benar-benar terjadi kesalahan, Anda dapat memulai kembali tanpa kehilangan terlalu banyak waktu dan tenaga. Dan semua cacat yang lebih kecil masih dapat diperbaiki tanpa kesulitan karena hanya ada garis-garis tipis dan tidak ada detil.
Bahkan jika Anda memiliki pengetahuan dan membuat sketsa selama bertahun-tahun, tidak akan rugi untuk berpikir tentang tips ini sekali lagi. Panduan ini bahkan lebih berguna, jika Anda baru saja mulai belajar menggambar.

Terjemahan dari Learn To Draw - Where to Begin a Drawing by R. Schmidt

Menjual Seni Online - Apakah itu untuk anda?

Bertahun-tahun lalu hanya ada satu cara untuk menjual karya seni. Anda harus berjalan dari galeri ke galeri dengan portofolio Anda memohon untuk dilihat pemilik galeri dan berharap bahwa pemilik cukup mau menampilkan pekerjaan Anda dalam galeri. Sementara banyak seniman masih memilih untuk mengambil pendekatan ini, semakin banyak seniman yang merangkul gagasan untuk bisa menjual seni secara online.
Dalam dunia sekarang ini, website didedikasikan untuk tindakan menampilkan karya seniman dan artis yang memungkinkan mereka mengatur harga yang ingin mereka terima dari hasil karya mereka. Beberapa seniman membangun situs web mereka sendiri, sehingga menghilangkan keharusan untuk membayar mahal biaya menampilkan dan komisi untuk situs galeri dan penjualan karya seni. Apakah pemilik galeri menyukai hal ini? Mungkin tidak, tetapi ketika Anda tidak mempunyai anggaran yang cukup, mengapa dilanggar ketika sebenarnya Anda tidak perlu?
Lebih banyak dan lebih sering, pengendalian pekerjaan seorang seniman hanya disimpan di tangan para seniman sendiri. Sementara pernah ada masanya seorang seniman harus berharap untuk menemukan pemilik galeri atau agen untuk memamerkan karya seninya untuk konsumsi publik, sekarang internet memungkinkan pekerjaan seorang seniman dilihat di seluruh dunia. Sekarang siapa pun dapat menjual seni online, meskipun orang itu tidak dikenal sebagai seniman. Temukan beberapa orang yang tidak menganggap diri mereka seniman yang berjualan online dan membangun reputasi yang sangat besar bagi diri mereka sendiri!
Apakah Anda ingin menjual seni online? Anda tidak sendirian! Luangkan waktu untuk melakukan riset terhadap pilihan Anda. Ada banyak cara untuk menyebarkan berita tentang pekerjaan Anda di Internet. Forum, iklan, situs lelang, penjualan portal, situs pribadi, semua ini adalah metode di mana seseorang dapat membuat uang dari karya seni mereka!

Tuesday, October 27, 2009

Karakter Desainer Grafis

Desainer grafis menciptakan desain visual bagi klien mereka dan juga mengawasi produksi desain. Mereka menggunakan tipografi, ilustrasi, warna, fotografi dan animasi untuk diterapkan pada pencetakan, website, video dan sarana komunikasi visual lainnya. Desainer grafis harus mengatur berbagai unsur visual untuk membawa kembali pesan yang diinginkan.
Desainer grafis profesional mengevaluasi dan menciptakan komunikasi visual yang efektif untuk meningkatkan citra klien, produk atau jasa. Desain grafis diterapkan melalui berbagai komunikasi visual termasuk majalah, buku, website, produk, kemasan, program identitas perusahaan, logo, kampanye iklan, brosur, hingga kartu nama.

Proses Desain
Proses desain didorong oleh kebutuhan klien. Desainer grafis dan klien bekerja sama untuk mengidentifikasi dan mengembangkan pesan klien dan cara terbaik untuk menyampaikan pesan. Seorang copywriter mungkin terlibat dalam proses ini juga. Hasil akhir yang ideal adalah informatif, program persuasif komunikasi visual. Desainer grafis yang efektif menggabungkan segi artistik dengan keterampilan manajemen proyek untuk membuat program pemasaran yang dapat memberikan hasil.

Hubungan Klien
Sangat penting bahwa desainer grafis memahami kebutuhan klien dan mampu menciptakan arahan menuju hasil. Sebagai bagian konsultan bisnis, desainer grafis harus membantu klien memahami bagaimana komunikasi grafis yang efektif dapat menciptakan kekonsistenan, gambaran menyenangkan untuk bisnisnya dan meningkatkan keuntungan. Desainer grafis sering berkoordinasi dengan copywriter, ilustrator, fotografer dan alat cetak, termasuk biaya tagihan untuk seluruh paket.
Kebanyakan klien akan memiliki anggaran khusus untuk proyek tertentu atau serangkaian proyek. Bagian dari pekerjaan desainer grafis adalah untuk membantu klien menentukan bagaimana menggunakan anggaran tesebut untuk hasil terbaik. Sukses hubungan desainer-klien dapat berlangsung selama bertahun-tahun dan membantu bisnis kedua belah pihak untuk bertumbuh.

Perubahan Bidang
Bidang desain grafis telah mengalami serangkaian revolusi dalam dua dekade terakhir. Sisi teknis desain grafis berubah dari teknologi foto berbasis mekanis menjadi teknologi digital dengan munculnya komputer pribadi dan program grafis yang dibuat untuk profesional grafis. Setelah desain bergerak ke digital, internet mengambil alih sebagian besar peran tradisional yang diselenggarakan oleh media cetak, dengan desain website menjadi bagian utama dari bidang desain grafis. Ironi adalah bahwa peran desainer grafis tetap sama meskipun terjadi lompatan teknologi. Perancang masih tetap harus memecahkan masalah visual sekaligus pemasaran bagi kliennya.
Mungkin perubahan terbesar untuk peran tradisional dari desainer grafis adalah berurusan dengan atribut khusus merancang untuk Internet. Hampir semua situs yang efektif menawarkan interaktivitas, dan banyak mencakup unsur animasi. Untuk desainer ini berarti membayangkan komunikasi visual yang efektif menggabungkan unsur-unsur tadi dan dipaksa menjadi mahir menggunakan program desain web seperti Adobe Dreamweaver dan Adobe Flash.

Terjemahan dari The Role of a Graphic Designer oleh Steven Lafler

Saturday, October 3, 2009

Prinsp-Prinsip Desain (Principles Of Design)

Unsur-unsur dan prinsip-prinsip desain adalah suatu unit yang digunakan untuk membuat sebuah karya seni.
Prinsip-prinsip desain dapat dikemukakan sebagai apa yang kita lakukan terhadap penggunaan unsur-unsur desain. Bagaimana kita menerapkan prinsip desain akan menentukan keberhasilan kita dalam menciptakan sebuah karya seni.

KESEIMBANGAN (BALANCE)
Adalah perasaan kesetaraan dalam bentuk, tampilan, nilai, warna, dll. Seimbang dapat berarti simetris atau seimbang atau asimetris dan tidak seimbang. Obyek, nilai, warna, tekstur, bentuk, bentuk, dll, dapat digunakan dalam menciptakan keseimbangan dalam suatu komposisi.

GRADASI (GRADATION)
Gradasi ukuran dan arah menghasilkan perspektif linear. Gradasi warna dari hangat ke dingin dan tone dari gelap ke terang menghasilkan perspektif aerial. Gradasi dapat menambahkan ketertarikan dan gerakan pada bentuk. Sebuah gradasi dari gelap ke terang akan menyebabkan mata bergerak sepanjang bentuk.

PENGULANGAN (REPETITION)
Pengulangan dengan variasi dapat menjadi daya tarik, tanpa variasi, pengulangan dapat menjadi monoton.

KONTRAS (CONTRAST)
Menawarkan beberapa perubahan dalam menciptakan nilai perbedaan visual dalam sebuah komposisi. Kontras menunjukkan perbedaan antara bentuk dan dapat digunakan sebagai latar belakang untuk membawa benda-benda menjadi tampak dalam desain. Juga dapat digunakan untuk membuat area penekanan.

HARMONI (HARMONY)
Keselarasan dalam lukisan/gambar adalah efek pemuasan visual yang menggabungkan kesamaan, unsur-unsur terkait. Contoh: kedekatan warna pada roda warna, bentuk yang hampir sama dll

DOMINASI (DOMINANCE)
Dominasi memberikan sebuah ketertarikan pada desain, menjauhkan kebingungan dan kemonotonan. Dominasi dapat diterapkan ke satu atau lebih dari unsur-unsur untuk memberikan penekanan.

KESATUAN (UNITY)
Kesatuan atau unity merupakan salah satu prinsip yang menekankan pada keselarasan dari unsur-unsur yang disusun, baik dalam wujudnya maupun kaitannya dengan ide yang melandasinya. Kesatuan diperlukan dalam suatu karya grafis yang mungkin terdiri dari beberapa elemen di dalamnya. Dengan adanya kesatuan itulah, elemen-elemen yang ada saling mendukung sehingga diperoleh fokus yang dituju.

Sumber: Jacci Howard Bear, About.com

Thursday, October 1, 2009

Desain Grafis (Graphic Design)

Desain grafis adalah salah satu bentuk dari ilmu seni rupa terapan. Dalam prosesnya desainer atau perancang diberikan kebebasan untuk memilih, menciptakan dan mengatur unsur-unsur rupa dasar seperti garis, warna, bidang, tekstur, value serta bekerja berdasarkan prinsip-prinsip dasar desain diantaranya adalah keseimbangan, irama, penekanan, nuansa, keselarasan, perbedaan dan kesatuan.
Desain grafis adalah sebuah proses kreatif yang mengkombinasikan seni dan teknologi dalam mengkomunikasikan gagasan. Desainer juga bekerja dengan didukung beberapa aspek lain seperti pemahaman dalam mengorganisasikan proses kreasi dan memiliki kemampuan dalam menyampaikan atau menangkap pesan. Pesan-pesan tersebut diolah oleh desainer dalam sebuah karya yang bertujuan untuk diproduksi atau dikomunikasikan melalui berbagai media. Desainer bekerja dengan seperangkat ‘alat’ untuk menyampaikan pesan yang berasal dari sumber pesan kepada audience. Pada jaman modern ini beberapa perangkat yang digunakan antara lain gambar, ilustrasi, lukisan, photography, huruf, angka, grafik dan atau image yang telah digabungkan dan diolah oleh beberapa aplikasi komputer. Desainer membuat, memilih dan mengorganisasikan sebagian atau semua element dan perangkat tersebut ke dalam sebuah bidang yang dinamakan “white space” dan selanjutnya disampaikan kepada khayalak sebagai sebuah media komunikasi. Desain grafis umumnya diterapkan dalam dunia periklanan, packaging, perfilman, dan lain-lain.

Kategori Terapan Desain Grafis
Secara garis besar, penerapan desain grafis mencakup beberapa kategori:
  1. Printing (Percetakan) yang memuat desain buku, majalah, poster, booklet, leaflet, flyer, pamflet, periklanan, dan publikasi lain yang sejenis.
  2. Web Desain, desain untuk halaman web.
  3. Film termasuk CD multimedia.
  4. Identifikasi (Logo), EGD (Environmental Graphic Design), termasuk desain arsitek dan desain industri.
  5. Desain Produk.

Program Aplikasi Pengolah Grafis
Sesuai dengan kemajuan teknologi, terutama penggunaan komputer sebagai alat bantu, maka dibuat beberapa program aplikasi yang telah disesuaikan dengan kategori terapan desain grafis tersebut, diantaranya untuk:
Aplikasi Pengolah Tata Letak (Layout). Contoh: Adobe PageMaker, Quark Xpress, Microsoft Publisher
Aplikasi Pengolah Vektor/Garis. Contoh: Adobe Illustrator, CorelDraw, Macromedia Freehand
Aplikasi Pengolah Gambar/Pixel. Contoh: Adobe Photoshop, Corel Photo Paint, Macromedia Xres
Aplikasi Pengolah Film/Video. Contoh: Adobe After Effect, Ulead Video Studio, Pinnacle
Aplikasi Pengolah Multimedia. Contoh: Macromedia Flash, Macromedia Director, Multimedia Builder

sumber: infokomputer, wikipedia, agesvisual, about.com